"Anda Sampai Ingin Memukul Diri Sendiri" – Mikel Arteta Ungkapkan Tekanan Berat Yang Diterima Arsenal Sejak Awal Musim
Mikel Arteta mengungkapkan bahwa dia harus berjuang mengatasi rasa stresnya karena kekalahan beruntun Arsenal, Setelah Meriam London meraih kemenangan pertama mereka melawan Norwich CIty, Sabtu (11/9) WIB.
Pria asal Spanyol tersebut dan timnya mengawali musim dengan sangat sulit, dengan pasukan Arteta harus kalah sebanyak tiga kali berturut-turut sebelum akhirnya menang atas The Canaries.
Sampai mereka menundukkan tim asuhan Daniel Farke – yang sama-sama berjuang terhindar dari zona degradasi – tim London utara itu berada di dasar klasemen, dan Arteta mengatakan bahwa perjuangan timnya sangat mempengaruhi kehidupan pribadinya, menegaskan bahwa dia sampai ingin memukul dirinya sendiri.
Apa yang dikatakan Arteta?
“Saya pikir itu sangat tidak mungkin untuk tidak [membawa masalah itu ke rumah],” jelas mantan gelandang tersebut. “Itulah mengapa ketika Anda melihat anak Anda berlari di sekitar Anda dan istri Anda mencoba untuk mencari topik lain dan melihat semuanya dari sisi yang berbeda, itu sangat membantu.”
“Rasa pesimis harus disingkirkan. Anda harus menanamkan dalam pikiran Anda bahwa pertama-tama Anda akan melakukan semuanya dan memberikan yang terbaik dari kualitas Anda, dan jangan menipu diri sendiri atau mencari alasan. Hal wajar yang bisa Anda lakukan kepada pemain adalah: ‘Mereka tidak cukup baik. Saya punya ini, saya punya itu’. Dan kemudian anda mencoba untuk melatih mereka dengan keras.”
“Saya tidak sampai hati untuk melakukan itu karena mereka semua tidak layak mendapatkannya. Orang-orang di klub tidak pantas menerima itu. Anda sampai ingin memukul diri sendiri karena Anda tidak melakukan sesuatu dengan benar dan Anda tidak memperoleh hasil yang Anda pikir pantas Anda terima.”
Arteta tatap laga berikutnya
Dengan tidak tampilnya Meriam London di kancah Eropa untuk pertama kalinya di Stadion Emirates, Arteta telah ditugaskan untuk membuat Meriam London kembali ke jalur kemenangan dan menuju puncak klasemen.
Meskipun sang manajer mampu membawa Meriam London meraih dua gelar pada dua musim pertamanya, bagaimanapun Arteta – yang mengakhiri kariernya dengan klub dan memenangkan dua gelar Piala FA – memiliki banyak pekerjaan yang perlu diselesaikan, bahkan setelah sibuk di jendela transfer musim panas.
Pria berusia 39 tahun tersebut – menjadi salah satu manajer termuda di papan atas – akan berharap kemenangan atas Norwich akan menjadi pemantik performa Arsenal kedepannya.
Sementara para rival Meriam London di papan atas akan sibuk dengan kompetisi Eropa pekan ini, Arsenal bisa meinkmati libur satu minggu penuh sebelum mereka menghadapi Burnley, Sabtu (18/9) WIB.
Lima hari kemudian, Arteta akan memimpin anak asuhnya untuk bisa meraih trofi pertama musim ini ketika Meriam London menghadapi AFC Wimbledon pada putaran ketiga Piala Liga.
Sang manajer akan berharap untuk bisa melanjutkan performa baik yang mereka tunjukkan melawan Norwich, dengan dia ingin memastikan bahwa kemenangan tersebut menjadi awal yang bagus untuk kedepannya.